Friday, October 30, 2015

After no video footage, now no Chinese headlines



The Mandarin news team of state broadcaster RTM took another ‘beating’: this time its Mandarin news was aired without Chinese superimposed headlines.
Starting yesterday the Mandarin newsreader had to read the news without any accompanying video footage. At noon today, the 20-minute programme was aired with only superimposed news headlines in Bahasa Melayu.
MORE TO FOLLOW

1 comment:

  1. Sebelum saya ceritrakan kisah hudupku terlebih dahulu perkenalkan nama saya Pak Kusniadi. Dari Bogor. saya hanya ingin berbagi ceritah dengan kalian semua para penggilah togel, awalnya itu saya hanya kuli bagunan,punya anak dua,dan istri saya hanya penjual syayur keliling dikampung kami , ekonomi kami sangat pas-pasan, hutan tambah numpuk, anak saya juga butuh biaya sekolah,hidup ini bener-bener susah.Tapi akhirnya ada teman saya yang bilang bila mau merubah nasib coba hubungi nomor hp MBAH JEJE TRIJAYA katanya dia bisa membantu orang yang lagi susah. jadi saya lansung hubungi MBAH JEJE TRIJAYA, dan saya menceritakan semuanya, tenteng keluarga kami akhirnya saya di kasih angka ghaib [4d,] sudah 3x putaran tembus,dengan adanya MBAH JEJE TRIJAYA,saya sekeluarga bersukur semua utang saya lunas bahkan sekarang saya sudah buka usaha. silahkan anda buktikan sendiri insya allah anda tidak akan kecewa dari angka ghaib MBAH JEJE TRIJAYA bagi yang berminat hubungi MBAH JEJE TRIJAYA di nomor ini: 0823 3737 6471 dan saya sudah buktikan sendiri angka ghaibnya demih allah demi tuhan...ini kisah nyata dari saya,terima kasih.

    ReplyDelete

Note: Only a member of this blog may post a comment.