- Why we jemput Myanmar leader datang ke sini?
- Sebab kita menghadapi masalah Rohingya.
- Dan Rohingya datang dari Rakhine di Myanmar.
- Kalau Rohingya datang dari Jerman, sudah tentu kita jemput pemimpin Jerman.
- Tapi kita jemput pemimpin Myanmar datang sini.
- Sebab Rohingya itu berasal dari Rakhine di Myanmar.
- Rohingya bukan berasal dari Italy atau Mongolia.
- Rohingya come from Rakhine in Myanmar.
- Itu pasal we invited pemimpin Myanmar datang sini.
- Lets be clear on this point ok.
- Sila letak otak atas landasan yang betul.
Ini berita dia:
Myanmar leader says will take back migrants from Malaysia ‘as soon as possible’
Min Aung Hlaing visiting Malaysia for first time since 2021 coup
to advance cooperation on a repatriation plan
Aung Hlaing pushing for diplomatic recognition
PUTRAJAYA: Myanmar’s leader Min Aung Hlaing said
migrants from Myanmar in Msia will be returned home “ASAP”.
Min Aung Hlaing invited for talks about returning Myanmar migrants.
“We will take those verified nationals back as soon as possible,” Aung Hlaing said
Myanmar’s leader landed on Wed for first visit to Malaysia since 2021 coup
Kuala Lumpur seeks his cooperation to return thousands of migrants.
Aung Hlaing makes push for diplomatic recognition
thanks to Myanmar for taking back migrants
My Comments:
Sejak coup d'etat tahun 2021 di Myanmar, pemimpin mereka tidak dilayan oleh sesiapa pun. Mereka jadi outcast. Jadi Myanmar sekarang desperate mencari diplomatic credibility. Myanmar jadi ahli ASEAN tapi ASEAN pula sudah jadi alas kaki.
Maka pemimpin Myanmar itu kata “We will take those verified nationals back as soon as possible,” Aung Hlaing said.
- Ok very good.
- Rohingya itu confirm adalah warga Myanmar dari Rakhine.
- Jadi hantar mereka balik lah. Take them back lah.
- Nak tunggu apa lagi?
- Takut Rohingya kena bunuh? Dont be stup_d ok.
- Takkan awak pi jemput seorang pemimpin negara yang mass murderer pula?
- Just exactly how stup_d are you?
Saya cadangkan macam ini sajalah. Why not tell Aung Hlaing macam ini: 'Mr Aung Hlaing you must give solid promises your gomen will not murder the Rohingya after you take them back. That you will not bomb Rakhine. Then we can have full diplomatic relations with you'.
Jangan pula esok Min Aung Hlaing kata, 'Yes I went to Malaysia but no we never discussed such things. I never agreed that we will not kill the Rohingya or that we will stop bombing Rakhine.'
Because inilah isu yang paling besar berkenaan Rohingya kan? JANGAN BUNUH MEREKA !
- Menurut Bernama . . .perlu disertai jaminan bahawa keselamatan mereka terpelihara
- Dalam menjelaskan pendirian Malaysia kepada pihak Myanmar, Bernama melaporkan:
- “Syaratnya, awak (kerajaan Myanmar) jangan bunuh (pelarian yang pulang) lagi, jangan bom lagi kawasan Rakhine, Myanmar.”
So kalau Aung Hlaing sudah beri jaminan bahawa Myanmar tidak akan bunuh atau bom kawasan Rohingya (Rakhine) jadi nak tunggu apa lagi? Hantar Rohingya balik.
Takkan you invited Min Aung Hlaing datang ke Malaysia, bagi dia makan minum, duduk hotel mewah, cukup dengan penuh kehormatan Head of State dsbnya and then dia tidak setuju untuk berhenti membunuh dan mengebom Rakhine (Rohingya) ?
'Thank you very much for your hospitality tapi negara saya akan terus membunuh dan mengebom Rohingya'. Macam itu kah?
What a wasted effort that would have been? Besides making you look like a f00l.
SOALAN CEPU MAS: What if pemimpin Myanmar Min Aung Hlaing kata, 'Boleh tak awak beri jaminan bahawa selepas ini negara awak TIDAK AKAN MENERIMA MASUK PENDATANG ROHINGYA LAGI? JANGAN BAGI MEREKA MASUK MALAYSIA - CAN YOU GUARANTEE THIS?'
1. Sebab ikut apa yang ramai orang tahu, untuk masuk Malaysia secara haram, setiap Rohingya sanggup bayar beribu Ringgit satu kepala (up to RM20,000?). Kalau sudah ada 200,000 Rohingya di Malaysia, that is 200,000 x RM20,000 = RM4,000,000,000 (EMPAT BILLION RINGGIT!! kurang lebih) Siapa dapat duit banyak itu?
2. Sebab Min Aung Hlaing boleh kata, 'Apa guna saya ambil balik Rohingya, apa guna saya berhenti bunuh dan bom mereka kalau awak masih tutup mata sebelah (atau tutup mata dua belah) dan bagi Rohingya masuk negara awak tanpa henti?'
- Then it becomes a circus.
- Rohingya bayar beribu Ringgit.
- Rohingya masuk Malaysia.
- Kita tangkap Rohingya.
- Kita repatriate Rohingya.
- Myanmar ambil mereka balik.
- Esok mereka bayar RM puluh ribu sekali lagi
- Dan masuk balik ke Malaysia'.
Kalau Malaysia tidak boleh beri jaminan sedemikian then why the hell did Min Aung Hlaing come to Malaysia?
Maybe because the Rohingya are NOT part of the equation.
Malaysiakini — 6 Oktober 2026 :
“Tiada Rohingya antara 1,476 pelarian Myanmar yang dihantar pulang..”
“Dalam rekod yang kita kesan setakat ini, belum ada rakyat Rohingya yang dibawa pulang . . .”
The views expressed are those of the writer and do not necessarily reflect those of MMKtT.

No comments:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.